Kategori
Sepak Bola

Timnas Indonesia Cukur Antalyaspor 3-0, Marselino Cetak Brace

ANTALYA, – Sebuah kejutan besar tercipta di lapangan latihan Titanic Sports Center, Antalya. Tanpa publikasi berlebih, Timnas Indonesia sukses mempecundangi tuan rumah Antalyaspor dengan skor telak 3-0 pada laga uji coba tertutup, Senin (5/1/2026). Kemenangan ini menjadi bukti sahih bahwa Skuad Garuda bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di kancah internasional.

Marselino “Menari” di Pertahanan Lawan
Jalannya pertandingan sore tadi benar-benar di luar dugaan. Timnas Indonesia yang diprediksi bakal bermain bertahan, justru tampil menekan sejak menit awal. Bintang muda Marselino Ferdinan menjadi aktor utama yang mengacak-acak pertahanan lawan.

Pemain yang merumput di liga Eropa ini membuka keunggulan pada menit ke-15. Lewat aksi solonya melewati dua bek lawan, Marselino melepaskan tendangan pisang yang bersarang di pojok kiri gawang. Belum puas, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada pertengahan babak kedua lewat sepakan voli memukau.

Pesta gol Garuda akhirnya ditutup manis oleh Rafael Struick. Striker jangkung ini dengan tenang menyelesaikan umpan terobosan di menit akhir, mengubah papan skor menjadi 3-0.

STY: Ini Bukan Kebetulan
Pelatih Shin Tae-yong (STY) tampak semringah di pinggir lapangan. Dalam sesi wawancara usai laga, ia menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras selama pemusatan latihan, bukan keberuntungan semata.

“Anak-anak bermain sangat disiplin. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan sangat mulus hari ini. Lawan sekelas Antalyaspor pun kerepotan menghadapi kecepatan kita,” ungkap STY dengan nada bangga.

Namun, juru taktik asal Korea Selatan itu buru-buru mengingatkan pasukannya agar tetap membumi. Baginya, kemenangan ini hanyalah “pemanasan” sebelum perang sesungguhnya di Piala Asia nanti.

Modal Penting Menuju Arab Saudi
Kemenangan menyakinkan atas klub divisi utama Turki ini jelas menjadi bekal berharga. Kepercayaan diri Asnawi Mangkualam Cs kini sedang berada di titik puncak.