LAS VEGAS, – Atmosfer di Las Vegas Convention Center (LVCC) terasa semakin memanas sore ini, Senin (5/1/2026). Meskipun Consumer Electronics Show (CES 2026) baru akan dibuka secara resmi esok pagi, “perang” sesungguhnya telah dimulai di dunia maya. Jagat internet sore ini dibanjiri oleh berbagai bocoran (leaks) besar-besaran mengenai produk-produk revolusioner yang akan dipamerkan.
Tahun ini, narasi utamanya sangat jelas: Ini bukan sekadar pameran elektronik biasa, melainkan medan pertempuran untuk hegemoni Generative AI (Kecerdasan Buatan Generatif) di perangkat sehari-hari.
Bukan Sekadar “Pintar”, Tapi “Kreatif”
Berdasarkan pantauan terhadap berbagai forum teknologi dan akun pembocor (leaker) terkemuka, raksasa teknologi dari Amerika Serikat dan Asia (terutama Korea Selatan dan Tiongkok) bersaing sangat ketat. Mereka tidak lagi sekadar menawarkan perangkat yang “terkoneksi” atau “pintar”.
Sebaliknya, fokus utama tahun ini adalah integrasi total model AI generatif terbaru—penerus dari teknologi seperti ChatGPT atau Midjourney—langsung ke dalam perangkat keras (on-device AI). Artinya, gadget tidak lagi bergantung sepenuhnya pada cloud untuk berpikir, melainkan memiliki otak kreatif sendiri.
Kulkas yang Menjadi Koki hingga Kacamata Penerjemah
Salah satu bocoran yang paling menyita perhatian adalah dari raksasa elektronik Korea Selatan. Kabarnya, mereka akan memamerkan kulkas pintar generasi baru yang dilengkapi kamera internal dan AI generatif. Kulkas ini tidak hanya bisa mengenali bahan makanan yang tersisa, tetapi juga secara proaktif menciptakan resep masakan baru yang unik berdasarkan bahan-bahan tersebut dan langsung menampilkannya di layar pintu.
Sementara itu, pesaing dari Silicon Valley AS dikabarkan siap mendefinisikan ulang realitas. Bocoran mengenai kacamata Augmented Reality (AR) terbaru menunjukkan kemampuan AI yang mencengangkan. Kacamata ini diklaim mampu menerjemahkan percakapan bahasa asing secara real-time dan menampilkannya sebagai subtitle langsung di depan mata pengguna, tanpa jeda yang berarti.
Alhasil, antusiasme publik dan investor teknologi melonjak tajam malam ini. CES 2026 diprediksi akan menjadi titik balik sejarah di mana AI berhenti menjadi sekadar chatbot di layar komputer dan benar-benar melebur ke dalam objek fisik di sekitar kita. Dunia menanti pembuktiannya besok pagi.